MTs Satu Atap Datok Sulaiman Palopo mulai beroperasi secara resmi pada 23 Juli 2009 pada tahun ajaran 2009/2010, berdasarkan Izin Operasional Kementerian Agama Kota Palopo Nomor Kd.21.25/4/PP.00.11/797/2009. Pada tahap awal penyelenggaraan, madrasah ini membuka satu rombongan belajar dengan jumlah 18 peserta didik, yang menjadi fondasi awal perkembangan lembaga hingga saat ini.
Sarana dan prasarana madrasah merupakan bantuan Pemerintah Australia yang dihibahkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia, kemudian pengelolaannya dipercayakan kepada Yayasan PMDS Palopo. Kehadiran madrasah ini bertujuan mendukung pemerataan akses pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta pembinaan karakter peserta didik.
Proses pembelajaran didukung oleh 25 tenaga pendidik berkualifikasi akademik S1 dan S2, yang berperan dalam pengembangan kompetensi akademik dan pembinaan kepribadian siswa. Peserta didik berasal dari berbagai wilayah dan mengikuti pendidikan dalam lingkungan madrasah yang kondusif, religius, dan dinamis.
Selain kegiatan intrakurikuler, madrasah juga menyelenggarakan kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, antara lain Pramuka, olahraga, seni, OSIS, Rohis, latihan dakwah, serta program Tahfidz Al-Qur’an, sebagai sarana pengembangan minat, bakat, dan karakter.
Seiring perkembangan teknologi pendidikan, MTs Satu Atap Datok Sulaiman Palopo telah mengimplementasikan konsep madrasah berbasis digital untuk meningkatkan efektivitas, inovasi, dan kualitas proses pembelajaran.
Madrasah ini secara berkelanjutan berkomitmen membentuk generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan kompeten dalam pemanfaatan teknologi.