Palopo – Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa workshop bertema “Disrupsi Teknologi dalam Pendidikan: Transformasi Peran Guru dan Evaluasi Berbasis Game” di lingkungan Pesantren Modern Datok Sulaiman (PMDS) Palopo bagian putra, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di lingkup PMDS Palopo bagian putra, mulai dari TKI Datok Sulaiman Putra, MI Datok Sulaiman Palopo, SMP PMDS Datok Sulaiman Palopo, MTs Satap Datok Sulaiman Palopo, hingga SMAS Datok Sulaiman Palopo. Workshop dilaksanakan di Kelurahan Balandai, Kota Palopo dengan fokus pada transformasi peran guru di era digital serta praktik evaluasi pembelajaran berbasis game interaktif.
Workshop ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Isu-isu Kontemporer Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Palopo dengan dosen pengampu Dr. Bustanul Iman RN, M.Pd. Adapun tim fasilitator terdiri dari mahasiswa Pascasarjana UIN Palopo, yaitu Umarul Faruq sebagai fasilitator dan moderator, Jasman, Risma, Rere Pahira Nawar, serta Odhika Firmansyah sebagai fasilitator kegiatan.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai disrupsi teknologi dalam pendidikan, transformasi peran guru di era digital, serta evaluasi pembelajaran berbasis game menggunakan platform Quizizz/Wayground.
Kepala MTs Satap Datok Sulaiman Palopo, Sudarwin, S.Kom.I., M.Sos., Gr., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan workshop tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.
“kegiatan workshop ini sangat bermanfaat ‘maballo tongang’ (dalam bahasa Luwu), karena dapat membantu para guru untuk mempermudah evaluasi pembelajaran dilingkup PMDS Palopo bagian putra,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu meningkatkan kompetensi digital serta mengembangkan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
